Showing posts with label Relaxing. Show all posts
Showing posts with label Relaxing. Show all posts

Sunday, July 26, 2015

Bermain Two Dots dan Pelajaran Tentang Keberuntungan


Beberapa waktu ini Saya bermain Two Dots, Game di Android yang bisa di download dari play store. Permainannya simpel namun addictive, dan dengan dibumbui unsur social, menjadikan Saya betah bermain game ini.

Menariknya, dari bermain Game ini Saya mendapati pelajaran tentang keberuntungan. Mungkin tidak ter-apply untuk seluruh aspek kehidupan, namun dalam beberapa situasi dan kondisi, cocok sekali dengan yang dialami pada Two Dots ini. 

Pelajaran pertama adalah: keberuntungan akan datang jika usaha terus menerus dilakukan. lakukan usaha terus menerus, jika kegagalan ditemui, coba lagi dan coba lagi, pada akhirnya keberuntungan akan datang, dan keberhasilan bisa diraih. Pelajaran ini bisa diaplikasikan pada situasi dimana suatu kegagalan bukan hal yang besar dan tidak terlalu membuang waktu, seperti situasi ketika hendak mencari pekerjaan. 

Ketika keberuntungan datang, sayangnya hal tersebut tidak ada hubungannya dengan keahlian, sehingga datangnya keberuntungan bukan berarti kita ahli. Adalah suatu kesalahan jika menganggap bahwa kita sudah skillful jika keberuntungan datang. Keberuntungan ya keberuntungan, keahlian ya keahlian, kedua hal tersebut bisa saling bertemu meski sebenarnya tidak ada kaitannya. Hanya saja, seseorang yang ahli, bisa memanfaatkan keberuntungan dengan lebih maksimal dibanding yang belum ahli. 

Meski tidak terkait dengan keahlian, keberuntungan bisa bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan diri. Kepercayaan diri bisa membawa dampak positif kepada diri kita, dan datangnya keberuntungan bisa memicu timbulnya kepercayaan diri. 

But then again, kepercayaan diri tidak hanya dipicu oleh datangnya keberuntungan. Banyak hal-hal lain yang bisa memicu timbulnya kepercayaan diri, dan adakalanya kepercayaa diri timbul simply dengan kita memutuskan untuk menjadi individu yang memiliki kepercayaan diri. 

Berusaha terus-menerus, asah keahlian, jangan kehilangan kepercayaan diri, Insya Allah merupakan modal awal menuju kesuksesan. Amin.  




Saturday, July 2, 2011

Review Galaxy Tab 10.1

berikut adalah review gw setelah nyobain Galaxy Tab 10.1(Spek bisa dilihat disini):

  1. Clean design 
Design devicenya bagi gw clean, sederhana namun elegan. Mungkin terkesan ringkih karena dia plastiky dibanding ipad 2 yang metalic, tapi overall enak dilihat di mata
  1. Atractive UI
Meski Android based on linux yang terkenal UI-nya biasa cenderung kurang baik, Galaxy tab ini beda. UI-nya sangat keren. Gw kurang tau apakah ini ngikutin iOS atau engga, tapi yang gw lom pernah liat UI linux bawaan sekeren ini. Kerennya setara dengan UI linux yang sudah dimodifikasi make compiz-fusion. Screennya sendiri terkesan clear dan tajam.
  1. Cukup 'berat'
Sayangnya UI yang keren diikuti dengan 'berat'-nya ketika mengoperasikannya, terutama pindah-pindah home screen. Ketika pindah dari screen 1 ke screen 2 dengan background wallpaper yang bergerak kayak dreamscrene, gambar terlihat patah-patah. Untungnya patah-patah ini tidak terlihat sewaktu menjalankan aplikasi-aplikasi basic seperti email, calendar, browser, pdf reader, movie, music dan lain-lain.
  1. tipis, lebar dan ringan
Galaxy tab 10.1 ini cukup lebar, nonton film dari tab memiliki feel yang ga jauh beda dengan nonton di laptop, mungkin ini efek dari resolusinya yang 1280 x 800. Seperti yang diiklan kan, dia memang tipis, sebagai perbandingan, dia lebih tipis dari 7 cd ditumpuk. Meski ga enteng-enteng amat, untuk benda elektronik dengan dimensi seperti itu, dia cukup ringan.
  1. good for entertainment
Dengan clean, tajemnya screen display dan resolusi seperti itu, nonton film pake galaxy tab itu enak. Dia bisa nonton film yang 720p, claim-nya sih bisa sampe 1080p, tapi gw lom nyoba.

Tuesday, June 14, 2011

Pertanyaan yang Perlu Sering Dijawab

berikut ini pertanyaan-pertanyaan yang gw dapet dari macem-macem sumber, yang bagus untuk sering-sering ditanyakan, antara lain:
  • Kalo gw meninggal besok, apakah gw akan melakukan hal-hal yang gw rencanakan untuk lakukan hari ini?
  • Apakah gw kerjain kerjaan gw skrg, kalo seandainya gw dikasih cuma-cuma 100 juta tiap harinya tapi tetep harus kerja?
  • Kalo seandainya gw bisa mengulang waktu, apakah keputusan-keputusan besar yang dulu pernah gw ambil, akan tetap gw ambil lagi?
  • gw itu hidup untuk makan, atau makan untuk hidup? hidup untuk kerja, atau kerja untuk hidup? hidup untuk mati, atau mati untuk hidup?
Kadang gw sering lupa menanyakan pertanyaan diatas dalam waktu yang ga sebentar, padahal untuk keep life on track, jawaban diatas sangat penting, saatnya kembali sering-sering menanyakan

Friday, June 3, 2011

3 Hal yang Dipelajari Dari Pohon

Suatu hari dapet broadcast dari Aghe (Hairudin), lulusan hukum UI, sempet jadi ketua Mapala UI juga. Bagus isinya, enjoy:

Tiga hal yang bisa kita pelajari dari pohon:

1. Pohon tidak makan dari buahnya sendiri
Buah adalah hasil dari pohon, dari mana pohon memperoleh makanan? pohon memperoleh makanan dari tanah. Semakin dalam akarnya makin banyak nutrisi yang diserap. Ini berbicara tentang kedekatan hubungan kita dengan Sang Pencipta sebagai sumber kehidupan.
Mengapa buah kurma manis? Pohon kurma ditanam di padang pasir. Bijinya ditaruh di kedalaman 2 meter, kemudian ditutup dengan 4 lapisan. Sebelum pohon kurma tumbuh, dia berakar begitu dalam dan tumbuh sampai menembus 4 lapisan tersebut dan menghasilkan buat yang manis ditengah padang pasir.
Ada proses tekanan yang begitu hebat ktika kita menginginkan hasil yang luar biasa. Seperti juga pegas yang memiliki dorongan kuat ketika ditekan.

2. Pohon tidak tersinggung ketika buahnya dipetik orang
Kadang kita protes, kenapa kerja keras kita yang menikmati justru orang lain? tapi justru inilah prinsip memberi.
Kita ini bukan bekerja untuk hidup, tapi bekerja untuk memberi buah. kita bekerja keras supaya kita dapat memberi lebih banyak kepada orang yang membutuhkan. Jadi bukan untuk kenikmatan sendiri.
Cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu, tapi... tidak pernah ada kata cukup untuk memberkati orang lain dengan pemberian kita.

3. Buah yang dihasilkan pohon itu menghasilkan biji, dan biji menghasilkan multiplikasi
Ini berbicara tentang bagaimana hidup kita memberi dampak positif terhadap orang lain.

Pemimpin itu bukan masalah posisi/jabatan, tetapi mengenai pengaruh dan inspirasi yang diberikan kepada orang lain. Selamat belajar menjadi pohon yang bermanfaat.


Tampak idealis sekali tulisannya ya, namun jika sebagian besar orang memang seperti itu, tentu dunia akan menjadi tempat yang lebih baik untuk semua

Thursday, May 26, 2011

Kuping Sendiri Tidak Bisa Dilihat Tanpa Cermin

Ditengah-tengah perkuliahan oleh Pak Awang, Beliau berbicara begini:
"Ada orang kehilangan barang dirumahnya yang gelap, tapi ia malah mencarinya diluar karena lebih terang, kenapa?"
kemudian beliau melanjutkan lagi penjelasan materi kuliah. Bingunglah gw apa maksudnya itu.

Beberapa tahun kemudian, lupa darimana, denger cerita tentang Ali Baba dengan kondisi serupa yang diceritakan Pak Awang, kehilangan barang dirumah, tapi mencarinya diluar karena rumahnya gelap.

Tetep bingung maksudnya apa, sampai akhirnya mendengar Saska El03 bilang "Manusia ga bisa ngelihat kupingnya dengan sendirinya, sehingga butuh bantuan cermin". Akhirnya mulai nyambung semuanya, dan mengerti apa maksud cerita dari Pak Awang.

"Barang yang hilang" adalah kesalahan, "rumah sendiri" adalah diri sendiri, dan "diluar yang lebih terang" adalah orang lain. Cerita itu bermakna terkadang lebih mudah menyalahkan orang lain atau sesuatu ketimbang diri sendiri atas apa yang menimpa seseorang, padahal akar permasalahannya justru datang dari diri sendiri. Jika demikian, tentunya tidak akan dapat menemukan kesalahan sebenarnya jika masih mencari diluar. Jadi sebaiknya, mulailah dari diri sendiri.

All in all, kalo kondisi diatas itu literally, jangan lupa beli senter pas udah mau pulang ke rumah, hehe

Wednesday, August 27, 2008

Pusing Coding

pusing coding gw, ngatur cakra dulu ah, eh kefoto victor, hehe

Tuesday, August 26, 2008

Recital Teman

Saya mempunyai seorang teman, Gita Bayuratri, bisa dikatakan teman terlama dalam hidup saya. Dia seorang wanita yang saat ini sedang menjadi mahasiswi konservatori St. Petersburg di Rusia. Mirip-mirip Nodame lah kira-kira, meski orangnya jauh bgt beda karakternya ama Nodame, hehe.

Siang tadi dia mengadakan konser piano, memainkan Sarcasm, karya dari Parkofiev (bener ga ya tulisannya?). Saya pernah menghadiri konsernya 4 tahun lalu sebelum ia berangkat ke Rusia, tapi kali ini berbeda karena dia juga menjelaskan apa arti dari Sarcasm yang ia mainkan dan sedikit sejarah tentang Parkofiev itu sendiri.

Parkofiev adalah salah satu dari 4 komposer penting pada jamannya di rusia, bersama dengan Rachmaninov (yang nonton Nodame biasanya inget) dan 2 komposer lainnya yang saya lupa. Namun Parkofiev ini adalah musuh, dalam arti yang sebenarnya, dari Rachmaninov. Dan begitu pula alirannya, dimana Rachmaninov adalah orang clasic Romantics, sedangkan Parkofiev adalah orang clasic Modern. Dia juga menjelaskan bahwa Parkofiev adalah orang berbakat namun arogant.

Sarcasm sendiri dibuat selama 2 tahun, pada waktu proses penggulingan kaisar Tsar terjadi, yaitu 1912-1914. Menurut gw alur Sarcasm ini sangat menarik, awalnya Sarcasm ini menggambarkan seolah-olah Parkofiev menertawakan orang-orang yang memiliki kemampuan rendah dan tidak berprestasi, namun kemudian ia sadar akan diri bahwa dirinya pun tidak ada apa-apanya. Alur lagu diakhiri dengan tertawa sinis dan datar untuk dirinya sendiri karena ternyata dirinya pun patut untuk ditertawakan.

Kemudian di setelah penjelasan, ada sesi tanya jawab yang menanyakan hambatan yang ia alami selama di rusia. Yang paling mengena bagi gw adalah bahwasanya dia berlatih piano minimal 8 jam sehari, 7 hari seminggu, selama 4 tahun ini, dan seringkali lebih dari itu. Dan itu hanya berlatih, belum tugas kuliah dan urusah kehidupan lainnya. Kalo misalnya mahasiswa IF coding 8 jam sehari hanya untuk berlatih, pasti jadi skill kali y? huahahaha

Sunday, August 24, 2008

Menanam Bakau

Suatu hari di juli, seorang teman alumni SD ngajak ngumpul untuk ngomongin suatu acara, yaitu menanam bakau di jakarta. Singkat cerita, akhirnya acaranya dilaksanakan tepat pada Hari Kemerdekaan RI. Prosedurnya, setiap orang harus membayar sekian rupiah, itu sudah termasuk bibit yang akan ditanam, 'pot' untuk menanam bibitnya, dan makan siang. sisanya sudah diurus. Untuk info lanjut bisa diliat disini

Hari H, gw ikut acaranya. Tiba disana, karena gw dulu seorang pecinta alam, hasrat tersebut muncul kembali, hehe. Bagi gw tempatnya bagus




Adalah pantai Indah muara kapuk, tempat kita akan menanam bakau. Tempat itu memang dicanangkan akan menjadi hutan bakau terbesar di pula jawa, yang dikelola suatu yayasan. Lokasi kita menanam aga jauh kebelakang, sehingga perlu berjalan sekitar 10 menit



Begitu sampai pada lokasi penaman, dimulailah kegiatan tersebut. Untuk menanam memang perlu nyebut ke air yang meski dangkal, tapi berubah menjadi dalem karena dasarnya lumpur. Ada beberapa tempat yang dalemnya sampe se dada gw.



Kegiatan yang positif dan menyenangkan bagi gw, hehe. Katanya bakau yang ditanam akan besar 20 tahun lagi. Selain rombongan kita, katanya DHL juga menanam sampai 2000 bibit di lokasi tersebut. Dan minggu depannya akan ada rombongan dari trisakti juga.

Gw berharap bakau yang gw tanam, meski satu, akan bermanfaat untuk Indonesia di masa yang mendatang, meski sekecil apapun, hehe.

Wednesday, August 13, 2008

Sisi Anak-Anak

Tadi pagi gw mengikuti sidang penerimaan mahasiswa Baru ITB di sabuga. Acaranya formal banget, aga-aga males juga ngikutinnya, palagi dihadapkan kenyataan harus dateng jam setengah 8, wuih, pagi amat, bisa pusing kepala, hehe.

Seperti halnya acara formal, tentu ada susunan acaranya yang dijalankan secara terperinci. Tapi yang ga gw sangka, ternyata ada juga hal yang menarik.

Selang acara, ada Paduan Suara dan Unit Angklung (KPA) mengisi dengan memainkan apa yang mereka mainkan :p. Suatu ketika, KPA maenin theme song openingnya Doraemon. Sambutannyaaaaa, wuiih, luar biasa ramai. Kegembiraan dan keceriaan langsung memenuhi ruangan sabuga, menggantikan suasana yang tadinya kaku, formal dan mengantukkan :p.

Mahasiswa-mahasiswa S1-nya spontan bernyanyi (KPA hanya background sound doang), dan ketika lirik-nya sampai pada kata 'Doraemon', kayaknya mahasiswa S2 dan S3 pun ikutan, ha ha ha ha.

Full credits for KPA, Terima kasih atas pertunjukkan yang fenomenal. Jadi inget masa-masa kecil dimana dunia ini sangat menyenangkan. It's time to make it happen again,hehe.

Monday, August 11, 2008

Lebih Dari Yang Lain

Suatu ketika gw mengikuti pengajian yang diadakan oleh alumni peserta Siaware. Memang terdapat pengajian rutin 2 minggu sekali. Inipun gw hadiri setelah beberapa kali bolos. Kali ini bahasannya adalah mengenai pernikahan. Dimulai dengan pembahasan dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Entah bagaimana alur pertanyaan yang dilontarkan, suatu ketika jawaban oleh Ustad-nya adalah bahwa di Surga nanti, seorang laki-laki akan ditemani 70 Bidadari.

Setelah itu, terlontar pertanyaan dari seorang perempuan yang hadir, bagaimana dengan jodohnya laki-laki tersebut, apakah akan ditemani 70 bidadara. Disana Ustadnya menjawab bahwa perempuan, sang istri laki-laki tersebut, akan jadi jauh lebih sempurna dari 70 bidadari yang menemani suaminya. Dan bahwasanya sang Suami akan menghabiskan 30% perhatiannya untuk istrinya, dimana untuk masing-masing bidadari hanya 1%.

Disini gw ga membahas apakah benar atau tidak, tapi yang gw mau soroti adalah pendapat bahwa seorang wanita ingin lebih dari wanita yang lain.
Kalo dipikir pikir, buat apa cewe dandan? mungkin buat terlihat cantik? sepenglihatan gw, banyak cewe yang udah cantik tapi masih dandan juga, jadi kayaknya ga cukup alasan untuk sekedar terlihat cantik. Selain itu, yang terbersit adalah untuk menarik perhatian lelaki, ya mungkin inilah alasannya.

Kemudian Ustad tersebut mengeluarkan pendapat bahwa 75% pemikiran/perhatian laki-laki yang belum menikah adalah untuk lawan jenis, yaitu perempuan.

Ga tau valid ato engga, tapi kalo diasumsiin bener, buat apa cewe susah-susah dandan untuk terlihat cantik untuk menarik perhatian, toh dah 75% dialokasiin untuk cewe. Nah, disini tiba-tiba kepikiran, kan cewe ADA BANYAK, sehingga sebenernya seorang cewe susah-susah dandan adalah untuk menarik perhatian para cowo dari CEWE LAIN.

so guys, kalo liat cewe cantik, santai aja, toh dia sebenernya tampil cantik untuk menarik perhatian kita ke dia dari apapun yang kita perhatiin sebelumnya, terutama dari cewe lain, hehe :p. Dan kalo kita kasih perhatian, bagaimanapun reaksinya, sebenernya dia seneng :D

Monday, July 14, 2008

Playlist Akhir-Akhir Ini

Playlist gw akhir-akhir ini:
  • Dia - Maliq n D'essential
  • Cinta Bertahan - Acha Septriasa
  • I Love U, Bibeh - The Changcuters
  • Pandangan Pertama - Ran
Semoga ini sesuai kondisi dan kenyataan di hadapan gw, hehe

Wednesday, June 11, 2008

Kenapa Cowo Suka Cewe Cantik

Gw punya 2 cerita, yang pertama si A, cowo, info lain tidak penting. Si A naksir CA, cewe, bukan temennya, hanya tau, yang terkenal cantik dilingkungannya. si A mendekati si CA, dibalas dengan perlakuan yang dingin dan jual mahal dari si CA. Segala usaha, yang mana jika disebutkan satu-satu akan menjadi buku sendiri, sudah dikerahkan untuk mendekati CA, namun CA tidak bergeming.

Yang kedua, si B, cowo, info lain ga releven. si B naksir CB, cewe, bukan temennya, hanya tau, yang tidak seistimewa CA, namun sebenarnya manis juga. si B mendekati CB, dibalas dengan perlakuan acuh tak acuh dan jual mahal dari CB. Namun tidak seperti A, si B usahanya tidak pol-polan dalam pendekatan, sehingga CB tidak bergeming.

Cerita diatas mungkin memberikan kesan "cowo tuh emang gitu, giliran cantik aja, total, giliran biasa, males-malesan, emang dasar liat fisik doang". Dari satu pandangan itu mungkin benar, namun pandangan bisa banyak, dan salah satunya mungkin menjadi penyebab kenapa cowo suka cewe cantik.

Coba kita pikir, si A dan si B memutuskan untuk mendekati CA atau CB karena apa? mungkin karena cerita orang, mungkin karena prestasi, tapi yang jelas tidak mungkin karena kepribadian, karena mereka memang tidak saling kenal. Ambil alasan paling gampang, yaitu penampilan. Si A mendekati mati-matian si CA, karena si CA cantik. Dengan sikap CA yang dingin, gimana si A tahu kepribadian si CA? gimana si A tahu sifat2 si CA? sehingga yang membuat si A tetep usaha ke CA, adalah karena CA cantik. Begitu juga dengan si B, dengan sikap dingin, ga mungkin si B tau kepribadian CB?

Disinilah kuncinya, baik A maupun B, ga diberi kesempatan untuk suka dengan kepribadian cewe yang mereka incar, sekali lagi, cowo ga diberi kesempatan untuk suka dengan kepribadian cewe yang disukai. Bagaimana cowo bisa suka cewe dari kepribadian, bukan kecantikan, kalo yang bisa sang cowo ketahui hanya kecantikanny aja?

Analoginya gini, misalnya ada pasangan suami istri super tajir mau beli rumah. Mereka dateng ke Agent. Agent itu ngajak keliling keliling liat rumah-rumah yang dijual, tapi cuma sampe depan pager doang, Agent ga memperbolehkan masuk karena berbagai alasan. Setelah diajak melihat rumah dari yang paling bagus sampe paling jelek (diliat dari luarnya aja), wajar sekali jika pasangan tersebut memilih rumah yang paling bagus.

Begitu halnya dengan cowo, ketika mereka hanya diperbolehkan melihat penampilannya saja, wajar mereka suka karena penampilan saja. Dangkal? mungkin, tapi apakah bisa disebut begitu jika tidak ada pilihan lain? Mungkin ada juga beberapa cowo yang justru suka dengan cewe dingin, but hey, ada berapa si? yang gw tau, senyum lebih enak dilihat daripada cemberut, ramah lebih disukai daripada jutek, dan kebaikan hati yang tulus lebih dicari daripada kecantikan yang mematikan.

Sunday, March 16, 2008

Respect for Others

Gw punya temen, namanya Ibam, dia baru pulang dari Germany, sebuah negara yang tidak asing lagi ditelinga kita. Sebagai negara maju, di Germany, Ibam bercerita, lingkungannya nyaman, bersih, relatif aman, tertib, teratur, mudah untuk bertahan hidup dan lain-lainnya yang tidak mungkin Indonesia menjadi seperti itu beberapa hari kedepan. Gimana coba mewujudkan itu dalam waktu singkat? mungkin kalo semua orang percaya bisa, ya bisa terjadi, tapi membuat orang percaya, itu aja memakan waktu.

Namun ada hal yang menarik yang diungkapkan Ibam, yaitu 2 karakteristik yang dia rasakan dari orang-orang di Germany, yang pertama adalah keinginan kuat untuk taat aturan. Keinginan itu terasa begitu kuat sampai membuat orang-orang Germany tidak ingin melanggar aturan dan norma. Mungkin keinginan itu sudah menyatu dalam darah daging, ato berkenaan dengan harga diri, atau bahkan menganggap melanggar aturan adalah hina. Apapun penyebabnya, yang jelas hal tersebut tampak sudah tertanam. Bisakah orang Indonesia menjadi seperti ini? entahlah, semoga saja bisa. Tapi melihat kenyataan sekarang, tampak keinginan kuat untuk tidak melanggar aturan itu jauh dari hati orang-orang Indonesia.

Yang kedua, adalah bahwasanya, Ibam merasakan penghormatan yang kuat dari orang-orang German tersebut ke orang lain. Baik tukang sapu, penjaga toko, penjaga supermarket, Ibam merasakan bahwa orang-orang German menghormati mereka. Hal itu terlihat dari cara mereka berinteraksi, ramah, halus, dan paling penting adalah menganggap siapapun dengan pekerjaan apapun, penampilan apapun, setara dengan mereka kecuali orang-orang yang melanggar aturan atau norma. Bener juga ya, akan terasa nikmat memang jika suatu masyarakat menghormati setiap individu di dalamnya tanpa pandang bulu selama individu tersebut mematuhi aturan dan norma yang berlaku. Bisakah orang Indonesia menjadi seperti ini? Mungkin ini sama susahnya, tapi menurut gw, ini lebih bisa kita terapkan dibandingkan hal yang pertama, setidaknya oleh anda yang sedang membaca.

Menurut gw, pendapat Ibam ada benernya juga, kalo misalnya setiap orang Indonesia memiliki keinginan kuat untuk mentaati peraturan dan norma serta menghormati orang lain tanpa pandang bulu, tentunya Indonesia akan berubah menjadi tempat yang lebih baik, negara yang lebih baik. Seperti perjalanan panjang yang dimulai dengan langkah pertama, perubahan skala masyarakat dimulai dari diri sendiri. Ok Bam, mari kita taati aturan dan norma serta hormati orang lain. Semoga anda juga melakukannya.





Tuesday, March 4, 2008

Beginilah tanggapan Kaum Hawa (iseng-iseng)

Terinspirasi dari fs, ada yang pernah menulis hal yang menarik.

formatnya begini:
1.[fakta atau kejadian tentang seorang cowo dengan nama si A]
a:[tanggapan cewe-cewe apabila cowo itu ganteng]
b:[tanggapan cewe-cewe apabila cowo itu tidak ganteng]

begini kira-kira isinya:
1.Si A pintar
a:wah, dah ganteng, pinter lagi, kenalan dong..
b:untung pinter, kalo ga, kasian deh lo

2.Si A tolol
a:gapapa kok, jadi artis aja
b:dah jelek, tolol, idup lagi..

3.Si A pacaran ama cewe high quality
a:yaahh.. ga ada kesempatan buat gw
b:tu cewe pasti nginjek kodok di hutan

4.Si A pacaran ama cewe low quality
a:kacian tu cowo, mending pacaran sama gw
b:bagus, tu cowo nyadar diri

5.Si A ngeduain pacarnya
a:wajar dong, ganteng gitu
b:ih, ga ngaca apa tuh cowo, tampang kayak gitu

6.Si A diduain pacarnya
a:duh kacian bgt sich, sini sama aku aja pacarannya
b:ya wajarlah, udah nasib lo dari lahir itu

7.Si A mutusin pacarnya
a:hah, dia putus? mauuuu
b:ga tau diri banget tu cowo, dah untung ada yang mau

8.Si A diputusin pacarnya
a:cup cup cup, jangan sedih ya, kan masih ada aku
b:oh, mereka tu jadian ya?

9.Si A tajir
a:jadi simpenan juga gapapa kok
b:asik-asik, bisa diperas uangnya, sambil selingkuh,hihihi

10.Si A kere
a:kamu mau apa sayang? hartaku harta kita juga
b:jauh jauh deh lo

11.Si A modis
a:KYAAA!! (trus pingsan)
b:ga cocok ma tampang!

12.Si A kampungan
a:sini yuk aku dandanin
b:merusak pemandangan aja

13.Si A mesum
a:aku juga kok
b:tolong!! ada kolor ijo


Sadis amat ya tu cewe-cewe, semoga dunia ga sekejam itu deh

Sunday, March 2, 2008

Lucu-Lucuan: Penolakan dan Kata Hati

Pernah ngopi entah dari mana 2 tahun lalu, baru nemu lagi setelah ngubek-ngubek desktop. Lucu juga sih, hehe. Isinya:

Dalam menolak cinta seseorang, cewek menggunakan kalimat yang halus, tapi apa yang ada di dalam hati mereka bisa saja jauh berbeda.

Berikut 13 kalimat yang diucapkan cewek ketika menolak cinta seorang cowok dan kata hatinya :

1. Kamu sudah kuanggap sebagai kakak.= (Lu mengingatkan gue pada Mandra)

2. Beda usia kita terlalu jauh. = (Tampang lu tua banget sih, kan kasian gue yg imut ini)

3. Aku tidak tertarik padamu bukan karena penampilanmu.= (Lu cowok terjelek yang pernah gue kenal)

4. Hidupku sedang kacau sekarang.= (Gue gak ingin elu tau teman-teman kencan gue yang lain)

5. Aku sudah punya pacar. = (Abis lu masih kalah keren sih dibandingin cowok gue)

6. Aku tidak suka kencan dengan teman sekantor. = (Soalnya gue tau gaji lu berapa, kurang lebih aja ama punya gue, mending cari cowok yg lebih tajir bo !)

7. Bukan karena kamu kok, tapi aku. = (Sebenarnya sih gara-gara elu)

8. Aku ingin berkonsentrasi pada karir. = (Walaupun kerjaan gue kadang bosenin, tapi masih mendinglah timbang berkencan dengan elu yang ga oke ini)

9. Aku masih ingin sendiri.= (Lu cowok paling menyebalkan, norak, kampungan !)

10.Kita berteman aja ya.= (Agar lu tau aja betapa banyaknya cowok yang mau ama gue)

11. Sepertinya kita kurang serasi.= (Elu harusnya punya mobil BMW/ Mercedez baru bisa jalan ama gue, ya minimal punya bokap lu ga pa2 dah !)

12. Saat ini belum, mungkin nanti. = (Duit elu sekarang masih sedikit, makanya cari dulu uang, baru gue pikirin lagi, itu juga kalo gue blum punya cowok lho nanti, tapi kayaknya kok susyeh yah abis gue kan cute !)

13.Kamu terlalu baik buat aku = (Biar lu mau ngapain juga, gw ga akan suka sama lu)


Entah bener apa engga. Tapi kalo bener, kejam juga ya dunia, hehe

Saturday, February 9, 2008

Ngajak Ngobrol = melanggar hukum?

Suatu hari si A(Laki2/Perempuan, bebas.selanjutnya akan disingkat) sedang berjalan sendiri di siang hari, tiba-tiba si B(L) menghampiri dan meminta uang. Malak. Jelas sekali si B salah, melakukan tindakan yang salah, sehingga si B adalah orang yang bersalah.

Suatu hari si B(L/P) sedang duduk2 ditaman, tiba-tiba si A(L/P) menghampiri dan memohon diberi sedekah dengan ngotot. Mengemis tapi maksa. Si A salah, karena mengemis tapi maksa bukan tindakan yang benar, sehingga si A bisa dibilang orang yang salah.

Suatu hari si A(L) sedang duduk sendiri di coffee shop, tiba-tiba si B(P) menghampiri dan bertanya beberapa hal yang klise. Ngajak ngobrol aja. Jelas sekali si B TIDAK SALAH, dan tidak melakukan kesalahan. karena ngajak ngobrol merupakan tindakah yang wajar bagi makhluk sosial seperti manusia.

Tapi misalnya kala dibalik, si A itu Perempuan dan si B itu laki-laki. Menurut pemikiran gw, kalo si A sedang duduk sendiri dan si B mengampiri, si A bakal masang tampak jutek, defensif, dan memberi kesan seolah si B telah divonis penjara seumur hidup karena maling ayam tetangga. Entah ini pikiran gw doang aja, padahal kan si B bukan melakukan tindakan yang melanggar hukum (dah gw konfirmasi ke kakak gw yang pengacara), dan si B juga ga bermaksud jahat pada si A (meskipun misalnya si B tertarik dengan A, apakah itu disebut bermaksud jahat?), tapi kenapa si A bereaksi negatif?

Meskipun kalo misalnya si A sedang bad hair day, baru selesai ujian yang sulit, atau baru kemalingan ayam, apakah kegiatan ngajak si A ngobrol bisa dibilang salah? apakah bertanya "is it a good time to have a chat?" adalah kesalahan? hmm... kalo jawabaannya iya, apa alasannya? karena menurut pemikiran gw yang ga seberapa ini, seharusnya itu ga salah.

bagi yang membaca posting ini, saya mohon untuk memberikan insight mengenai permasalahan ini, terima kasih sebelumnya...

ps: postingan gantung ni.. hehe, bagus2.

Wednesday, January 23, 2008

Aksi 'Hard to Get'

Gw mendengar satu kisah dari teman gw, tentang temannya si A dan B. Si A ini cewe, dan si B cowo. Suatu hari si B dengan si A berkenalan, dan Si B ini tertarik sama A, si B memutuskan untuk melakukan pendekatan. Diam-diam si A juga tertarik dengan B, namun si A bersikap dingin terhadap B. Si A berbuat demikian karena: "gw pengen nge-tes dia, gw pengen tau dia itu sungguh-sungguh pengen sama gw apa engga". End of story-nya, si B mundur dan si A menyesal.

Kisah diatas kalo menurut gw ga adil. Keinginan si A untuk ngetes kesungguhan si B adalah hal yang wajar, tapi ada 1 yang mungkin si A lupa, si B juga berusaha mencari tau, apakah dia memang sungguh-sungguh sama si A atau engga. Dalam hati si B, dia juga bertanya-tanya, seperti:
-- "apa bener si A orangnya?"
-- "kalo ada yang lebih cantik,pintar,baik daripada si A, bisa ga ya gw tetep setia sama si A?"
-- "kalo gw lagi jalan sama si A, bisa gak ya mata gw ga jelalatan?"
-- "kalo gw lagi sibuk, bisa ga ya gw tetep ngasih perhatian ke A?"
-- "misalkan si A butuh bgt bantuan ato kehadiran gw, dlm kondisi apapun gw, bisa ga ya g penuhi?"
-- "kalo kita jadian terus sampai lama, bersedia ga ya gw menikah sama dia?"
-- "bisa ga ya, gw menerima apa adanya dia, kekurangan dan kelebihannya?"
-- dll

Dalam rangka membuat jawaban semua pertanyaan di atas adalah 'ya', melakukan pendekatanlah si B. Dengan sikap si A yang dingin-dingin aja ketika si B melakukan pendekatan, adalah wajar jika jawaban salah satu pertanyaan menjadi 'tidak', yang menyebabkan si B mundur dan mencari yang lain.

Terkadang gw ngeliat cewe memang seperti itu, ingin melihat kesungguhan cowo yang mendekatinya, atau ingin sang cowo dari awal pendekatan sudah mantap dan sungguh-sungguh ingin mendapatkan sang cewe, dan hal itu dilakukan dengan bersikap dingin di awal PDKT. Menurut gw ini malah merugikan cewe tersebut karena cowo yang bisa sungguh-sungguh di awal PDKT dari perkenalan yang singkat, most likely tertarik karena fisik sang cewe. Begitu jadian, tau asli-nya sang cewe, bisa jadi ga nyaman dan akhirnya mengakibatkan sang cowo selingkuh atau mencari yang lain.

Ada beberapa cewe yang berpendapat bahwa kalo sang cowo ngedapetinnya susah, maka akan susah ngelepasinnya. Menurut gw, terkadang ga seperti itu. Ada yang namanya cowo pecinta tantangan, semakin susah sang cewe dideketin, semakin tertantang mereka untuk mendapatkan. Guess what? setelah mendapatkan, cepat atau lambat mereka akan mencari tantangan baru, which means, ninggalin tu cewe untuk cari yang lain.

Aksi 'hard to get','jual mahal' atau istilah lainnya, meski berawal dari niat baik, bisa jadi malah menjadi bumerang. Alih-alih ngetes kesungguhan, malah membuat mundur, alih-alih nyari cowo yang menerima apa adanya, malah dapetin yang tertarik fisik doang, alih-alih nyari cowo setia, malah dapetin yang pecinta tantangan.

Saran gw buat cewe-cewe, kalo dideketin cowo, bersikaplah apa-adanya aja, sewajarnya, jangan dilebih-lebihkan jangan dikurang-kurangkan. Kesungguhan sang cowo akan terlihat sendirinya seiring waktu berjalan. Kalau khawatir apakah cowo itu akan setia ato engga, bisa dikira kira dari background traits-nya, dari sejarah percintaan dia, yang bisa didapat dari bertanya ke temen-temennya. Make a research first, then follow your heart.

Wednesday, November 28, 2007

Akhirnya Gw Tau Ring Backtone Gw

ntah sejak kapan, ketika gw nelp hp gw sendiri, terdengar suatu lagu yang liriknya seperti ini:

kau, yang selalu aku puja
ternyata menduakan aku
menghianati cintaku

tak pernah ku membayangkan
kau kan melukai hatiku
hancurkan mimpiku
tinggalkan aku

setelah diselidiki, ternyata ini single terbarunya laluna, Membekas di Hati. Gw ga tau siapa dan kenapa dia masang, tapi kalo gw boleh nebak, terdapat 3 kemungkinan:

1.provider Ring Backtone. Mereka sengaja naro lagu ini dengan harapan gw akan menggantinya dengan yang lebih sesuai dengan karakter gw.

2.Provider Ring Backtone lagi. Tapi kali ini, mereka ga sengaja naro lagu ini ke ring backtone hp gw, pokoknya kebetulan aja.

3.Lagi lagi Provider Ring Backtone. Kemungkinan ke tiga ini adalah provider tersebut merasa pemilik no HP gw sama sekali ga gaul, ga pernah naro ring backtone, sehingga dikasih cuma-cuma ama dia.

Meski terdapat kemungkinan lain, silahkan saja dibayangkan sendiri, taro di komen kalo cukup bermurah hati, hehe. Aniwei, aga-aga tengsing juga si lagunya begitu, tapi gapapalah, daripada harus bayar lagi untuk ganti, hehe, pelit banget ya gw

Saturday, October 27, 2007

Tanpa *W

Kemaren gw wisuda. Bukannya bermaksud sombong ya, tapi bagi gw, yang paling seneng itu waktu udah selesein administrasi untuk daftar wisuda. Kalo wisudanya.. biasa aja, tentunya dengan catatan bahwa wisudaan tidak termasuk acara yang diselenggarakan oleh HMIF, karena acara tersebut gw anggep diluar wisuda, dan fun.

Tapi justru, Wisudaan malah membuat gw merenung. Ada 2 alesan penyebabnya. Pertama itu karena tidak kembali lagi. Dulu waktu gw jalan2 lama ke solo, pasti gw akan ke bandung lagi untuk kuliah. Waktu naek ke rinjani, pasti gw bakal ke ITB lagi, waktu gw ke sempuh, pasti gw bakal ke Labtek 5 lagi. Skrg, meski gw bisa ke labtek 5 juga, tapi bukan untuk dateng duduk (bahkan tidur,hehe) mendengarkan dosen mengajarkan mata kuliahnya. Hahaha, I actually miss that.

Kedua, seperti judulnya, tanpa *W (P*) gw lalui wisudaan ini. Gw ngerti lah it takes two to tango, kalopun gw berminat sama seseorang, seseorang itu harus berminat juga ke gw. Disitulah letaknya, gw sebagai laki-laki diharapkan berminat duluan bukan? secara gw ga sekeren Brad pit ato Aldo, hanya di mimpi (mungkin) cewe berminat duluan ke gw. Tapi gw ragu, selalu ragu, karena usaha gw menepati janji untuk single beberapa tahun kepada diri gw sendiri dan orang yang justu berlaku sebaliknya (1 minggu).

Janji yang 1 ini mungkin akan gw langgar, semoga efek dari gw melanggar janji terhadap diri sendiri tidak mengakibatkan kerusakan parah pada cara pandang terhadap diri, palagi orang yang dituju malah mendorong gw untuk melanggarnya juga. Saatnya mencari,hahaha

Sunday, October 14, 2007

Arti kata Jomblo

Hari ini mudik, PP si, karena ke bandung. Gw mendapati suatu kenyataan yang lucu, yaitu mengenai arti kata jomblo.

Jomblo yang kita ketahui adalah sebutan lain dari ga punya pacar atau single. Orang mengatakan 'gw lagi menjomblo' sama artinya 'gw lagi kosong' atau 'gw lagi ga punya pacar'. Suatu kata yang kasual aja, malah cenderung trendy, sampe-sampe dinyanyiin sama Saykoji. Bahkan ada novel yang dikarang Aditya Mulya dengan judul kata tersebut. Sempet jadi film layar lebar dan seri-nya (Yang dihentikan oleh RCTI padahal belom tamat, sial)

Ternyata eh ternyata, kata bibi gw yang dah punya cucu 8 paling tua kelas 1 smp, jaman dulu tuh kata 'jomblo' merupakan kalimat yang tabu waktu jaman dulu. Katanya, kalo orang bilang 'si anu kan jomblo', artinya si anu itu sepanjang hidupnya ga pernah ada yang suka, dan kemungkinan besar ke depannya juga ga akan dapet-dapet pasangan. Orang yang jomblo seakan-akan orang yang hina dan terkutuk,yang kayaknya bakal menjadi perawan pacaran sampe meninggal, Usaha sekeras-kerasnya untuk mendapatkan pasangan akan berbuah kesia-siaan. Serem y?

Yah, detik berlalu, hari berganti, jaman berubah, waktu berlalu.. begitu juga dengan definisi suatu kata. Semoga aja arti 'jomblo' yang gw dapet dari bibi gw, ga menimpa diri gw yang jomblo(single) ini, haha. Meski dah engga mungkin si, karena gw pernah punya pacar.

PS:bagi yang mengira gw dah jadian, mohon maaf, perkiraan itu salah,hehe